Riwayat Unik RQM Al Ikhlas 2, Ini Kisahnya…

PERESMIAN: Pemotongan tumpeng oleh anggota Dewan Pembina Yayasan Ibnu Katsir (Ibka) Jember KH Thamrin AY (Gus Thamrin) menandai diresmikannya Rumah Quran Mahasiswa (RQM) 2 Al Ikhlas di Jl Nusa Indah V/43 Patrang, Jumat (5/1).

 

RUMAH Quran Mahasiswa (RQM) Al Ikhlas yang menjadi lini pencetak penghafal Quran untuk kalangan mahasiswa umum makin berkembang. Jumat (5/1) lalu telah diresmikan RQM Al Ikhlas 2 di Jl Nusa Indah V/43 Patrang, yang berada di bawah manajemen Gerakan Mencintai dan Memuliakan Alquran (Gemma) Ibka Jember.

Sebelum diresmikan pada sore harinya, pagi sebelumnya diadakan kerja bakti untuk membersihkan bakal asrama mahasiwa yang hendak menghafal Alquran itu. Setelah itu, pukul 14.00-16.00 diadakan khataman Alquran 30 juz oleh para santri RQM dan 5 mahasantri putri dari PPA Ibka Putri Jember.

Fath Arina Fahma selaku ketua panitia sekaligus manajer RQM Al Ikhlas 2 menjelaskan tentang struktur RQM kepada para tamu undangan. Kemudian, dilanjutan sambutan oleh Ustadz Ridho Iwananda, direktur Gemma; dan Ustadz KH Khoirul Hadi, Lc, ketua Yayasan Ibka Jember. Ketua RT setempat juga berkesempatan memberikan sambutan sebagai tanda siap menerima santri RQM sebagai warga baru.

Ustadz Agus Rohmawan yang awalnya ditunjuk sebagai pemateri dalam peresemian, ternyata mempersilakan KH Thamrin AY, anggota dewan pembina Ibka, untuk berbicara. Maka, mengalirlah kisah menarik di balik rumah milik Ustadz Abdullah yang dijadikan RQM tersebut.

Rumah yang ditempati RQM ini awalnya adalah milik KH Ali Yasin (alm), seorang ulama yang cukup terhormat di Jember. Sejak dulu almarhum berkeinginan rumah yang ditempati itu bisa menjadi tempat belajar Alquran dan menjadi rumah yang selalu menggemakan Alquran.

Sepeninggal almarhum, rumah tersebut ditempati Gus Thamrin, putranya. Kemudian, rumah tersebut beralih kepemilikannya ke Ustadz Abdullah, yang kemudian ditinggali putranya Fahad. Dalam perjalanannya, rumah itu lalu dipakai untuk RQM.

Peresmian RQM ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pita. Pembacaan doa oleh Syeikh Ali, dari Riyadh, Arab Saudi, yang juga kakak Ustadz Abdullah. (*)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *